Bolehkah Berbagi Masalah Rumah Tangga di Facebook?

Kita sering membaca kisah yang diungkapkan pasangan suami istri di media sosial, terutama di Facebook. Rata-rata bercerita masalah rumah tangga mereka, yang akhirnya menarik perhatian banyak orang.

Ketika kisah ini diunggah, berbagai reaksi muncul dari warganet. Ada yang marah, ada yang mendukung dan ada yang mengeluarkan kata-kata kasar.

Apakah perbuatan ini sebenarnya diperbolehkan? Mari kita baca penjelasan Ustaz Dr Zaharuddin Abd Rahman dari Malaysia.

Pemilik akun Facebook secara sadar atau tidak, meluapkan berbagai perasaan terhadap pasangan melalui status mereka.

Mereka kadang memaksakan sesuatu terhadap suami atau isteri juga melalui status Facebook. Kemudian, status tersebut mendapat komentar beragam dari teman-teman mereka.

Berbagi kepada Pihak Ketiga

Sebagai contoh, ada yang secara terbuka mendesak suami membeli rumah, mobil, furnitur, pakaian dan sebagainya melalui status mereka. Kalau sudah begini, suami menjadi tertekan dan serba salah.

Banyak ahli bidang rumah tangga menyebut perempuan suka berbagi dan mengungkapkan perasaan mereka kepada orang lain sebagai pelepas beban dalam hati.

Adakalanya ungkapan perasaan yang dibagikan itu mungkin bukan bertujuan untuk menjatuhkan suaminya, bukan pula untuk tujuan membuka aib suami atau untuk mencari solusi. Pengungkapan itu hanya sebagai pelepas stres di dalam diri.

Tanpa disadari perbuatan tersebut termasuk mengumpat diharamkan oleh Islam. Semua harus memahami mereka tidak dapat seenaknya bercerita perihal rumah tangga atau pasangan secara terbuka baik melalui Facebook atau ke teman di kantor dan sebagainya.

Setiap masalah yang sudah tidak dapat diselesaikan olehnya, hanya diperbolehkan untuk diungkapkan kepada seseorang yang diyakini punya otoritas seperti orangtua, mertua dan saudara kandung yang diyakini bisa memberi bantuan. Bukan kepada orang-orang yang berpotensi memperkeruh situasi.

Mereka bisa berbagi secara tertutup kepada pihak ketiga seperti Ustaz, Ustazah atau Konselor Perkawinan.

Mengumbar Aib Pasangan

Pengungkapan masalah dan info yang dapat membuka aib suami maupun istri tidak dibenarkan sama sekali disebarkan melalui Facebook. Ketika itu dilakukan, akan mudah sekali mengundang dosa.

Meskipun ada informasi atau luapan yang tidak secara langsung menimbulkan aib bagi pasangan. Tetapi selaku pembaca, kita dapat 'melihat' dan mengetahui secara tersirat bahwa si pemilik sedang 'perang dingin' dengan pasangannya.

Ingatlah, rumah tangga adalah amanah. Jangan meruntuhkannya melalui Facebook.

Jagalah amanah. Jika perlu saling berbagi password Facebook di antara suami dan istri. Ini agar mereka bersama-sama selalu dapat meneliti pesan-pesan yang dibuat.

Salah satu pasangan bisa juga berperan selaku pemeriksa dan menghapus status mana yang dimasukkan secara emosional tanpa pertimbangan akal yang wajar.

(Sumber: siakapkeli.my)



loading...

Leave a Comment