Butuh Keadilan, Wanita Ini Bawa Barang Bukti ANEH ke Kantor Polisi

Ketika seseorang menjadi korban kekerasan, pelecehan atau bahkan tindak pemerkosaan, tidak jarang dari mereka yang ingin pergi ke kantor polisi dan melaporkannya apa yang telah ia alami untuk mencari keadilan serta perlindungan dari berbagai pihak yang berlembaga. Ada banyak barang bukti yang bisa digunakan korban untuk menjerat pelaku tindak kriminal terhadap dirinya agar si pelaku menjadi tersangka dan mendapatkan hukuman setimpal dengan apa yang telah ia lakukan.

Tapi, pernahkah kamu melihat adanya korban tindak kriminal melaporkan pelaku kriminal dengan membawa barang bukti yang aneh, unik dan mengejutkan bukan? Kali ini, sebuah kisah yang menghebohkan dunia datang dari seorang wanita korban pemerkosaan di distrik Sidhi, Madhya Pradesh, India. Dikutip dari laman asiantown.net, wanita yang berusia 32 tahun namun tidak disebutkan namanya tersebut baru saja mendatangi kantor polisi dan membawa potongan organ intim kakak iparnya.

Wanita ini bermaksud untuk melaporkan kakak iparnya yang telah memperkosanya. Potongan organ intim ini sendiri dikatakannya sebagai barang bukti agar polisi percaya bahwa ia telah diperkosa. Menurut wanita yang juga telah memiliki 3 orang anak ini, ini adalah satu-satunya cara untuk menghentikan perbuatan bejat kakak iparnya ini

Dari laporan yang ada, suami wanita selama ini sedang bekerja di luar daerah dan jarang pulang. Kakak iparnya diduga telah memperkosa wanita ini berkali-kali ketika suaminya tak ada di rumah. Geram dengan perlakukan sang kakak ipar, wanita ini pun akhirnya pura-pura bersedia berhubungan intim dan memotong organ intim sang kakak dengan arit atau sabit.

Mendapat laporan si wanita, polisi setempat pun melakukan penyelidikan. Namun sayang, kakak ipar ditemukan telah meninggal dunia karena bunuh diri. Pria itu ditemukan gantung diri di sebuah pohon dekat tempat tinggalnya. Abid Khan, seorang juru bicara polisi setempat mengungkapkan bahwa atas kasus ini, si wanita kini didakwa dengan tuduhan percobaan pembunuhan. Meski begitu, polisi masih menyelidiki kasus ini lebih lanjut lagi.

Saat diperiksa di kantor polisi, wanita 32 tahun ini dalam keadaan sehat baik dari segi fisik maupun psikologis. Ia bahkan mengaku tidak menyesal dengan apa yang telah ia lakukan pada sang kakak ipar. Kisah yang cukup unik dan tidak biasa ya. Semoga, keadilan yang sesungguhnya bisa didapatkan oleh wanita ini. Semoga pula, polisi bisa dengan bijak mengusut kasus ini hingga tuntas.
Aminnn !!!


loading...

Leave a Comment