Meski tak punya dua lengan tangan Pak Guru ini tetap semangat mengajar

Mungkin kalimat tersebut cocok untuk menggambarkan sosok Untung, seorang guru teladan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Ulum Sumenep, Madura, Jawa Timur. Dengan keterbatasan fisiknya, Untung tak patah semangat untuk terus membagikan ilmu bagi anak-anak didiknya di Sumenep.
Dikutip dari akun Good News From Indonesia (GNFI), Untung adalah difabel yang tak memiliki lengan di kedua tangannya. Selama sekitar 25 tahun mengajar, Untung tak lelah menulis menggunakan kaki. Tulisan kaki Untung tak kalah rapi dari tulisan tangan normal.

Untung tak canggung menulis lafal-lafal ayat Alquran di papan tulis dengan menggunakan kaki kanannya. Dia juga mengikuti perkembangan zaman dengan menggunakan laptop untuk mendukung pekerjaannya.
Keterbatasan fisiknya tak mengubur optimisme Untung. Dia juga dicintai murid-muridnya.
Meski gaji terbatas, Untung tak berkeluh kesah. Dia tetap semangat mengabdi demi para murid dan demi menghidupi istri dan kedua anaknya.
Untung berternak ayam di rumahnya. Saat sore hari, Untung pun membuka pengajian dengan jumlah murid mencapai 120 orang. Untung tak patah arang, meski rintangan menghadang. Tetap semangat, Pak Guru Untung!



loading...

Leave a Comment