Seorang Gadis Muda Nekat Nikah Dengan Kakek 72 Tahun. Namun Saat Alasan Mulianya Terungkap Semua Diam!

Ketika bicara tentang cinta, kita akan berhadapan dengan hal-hal yang tidak mungkin terjadi seakan begitu nyata.
Seperti kata pepatah, 'cinta sejati itu tidak memandang fisik dan usia'
Cinta yang tulus adalah cinta yang dapat menerima kondisi apapun tanpa terkecuali.

Tapi apakah dinamakan cinta, ketika seorang gadis rela dinikahi kakek tua. Meskipun kita tahu pernikahan jauh usia banyak terjadi di Indonesia.
Namun melihat kisah berikut ini, dan saat tahu alasannya kita bakal terdiam dan memuji tindakan gadis muda ini.
Dilansir dari Sohu, gadis ini bernama Zhang Feng berasal dari China.

Ternyata saat berusia 15 dia mengaku telah jatuh cinta dengan seorang pria yang usianya terpaut sangat jauh, yakni 60 tahun bernama Wen Changlin.
Akhirnya 17 april 2013 mereka berani menikah di sebuah pedesaan di provinsi Hunan, China.
Wen sendiri sebelumnya pernah menikah dan memiliki 3 orang anak dari pernikahan terdahulunya dengan mendiang istrinya.

Awal kisah mereka terjadi sejak tahun 2001, Zhang yang berusia 15 tahun mengamali hal berat di hidupnya.
Ayahnya meninggal karena strooke dan lumpuh.
Dikarenakan keterbatasan ekonomi Zhang tidak dapat membawa ayahnya untuk berobat dan melakukan terapi penyembuhan.
Sementara kala itu Wen yang berprofesi sebagai seorang dokter bersedia untuk membantu Zhang dengan tinggal dirumah Zhang dan merawat sang ayah.

Setelah Wen menghabiskan waktu selama 5 tahun untuk tinggal di rumah Zhang, sayangya ayah Zhang tidak dapat diselamatkan dan ia meninggal pada tahun 2006.
Selepas ayah Zhang meninggal Wen memutuskan untuk tetap tinggal di rumah Zhang untuk merawatnya dikarenakan Zhang menderita sakit kepala yang berkelanjutan.
Pada tahun 2009 disaat Wen memutuskan untuk meninggalkan Zhang setelah Zhang dinyatakan sembuh.

Zhang menolaknya, itu disebabkan Zhang merasa sudah memiliki ketergantungan yang sangat besar akan sosok Wen pada dirinya.
Zhang merasa Wen telah merawat dan menemaninya untuk melewati masa-masa tersulit dalam hidupnya selama 8 tahun.
Rupanya selama 8 tahun hidup bersama dan merawat sang ayah, ada ketertarikan antara Zhang dan Wen, Zhang mulai merasa nyaman berada dekat dengan Wen.

Bahkan Zhang sempat berujar kalau Wen adalah sebagai seorang pria yang tepat untuk dirinya, dikatakannya pula bahwa Wen selain membantunya merawat sang ayah, dia juga merawat dan melindungi dirinya dengan sangat baik.
Tiga tahun kemudian akhirnya Zhang menyadari bahwa Wen adalah satu-satunya pria yang ia cintai dan sangat mengerti dirinya.

Lantas tanpa pikir panjang, Zhang pun langsung menyatakan perasaan cinta dan kagumnya kepada Wen.
Zhang juga mengaku bahwa ia ingin hidup bersama pria itu.
Keputusan nekad Zhang yang mengikuti kata hatinya untuk mencintai pria tua tersebut tentunya tidak berjalan mulus.

Butuh perjuangan selama 3 tahun untuk dapat meyakinkan keluarga Zhang atas keputusan nekadnya mencintai laki-laki yang terpaut 45 tahun dengan dirinya.
Selain itu tidak sedikit pula yang sempat menghina dan mencela Zhang dengan melihat kondisi Wen yang dinilai sudah tidak pantas lagi untuk menikah.

Namun dengan tekad yang bulat, akhirnya mereka dapat melangsungkan pernikahan mereka pada bulan April tahun lalu.
Kini pasangan yang memang terlihat aneh tersebut hidup bahagia dan telah dikarunia seorang anak laki-laki bernama Tian.
Meskipun pasangan ini terlihat aneh namun mereka tidak dapat menyembunyikan kebahagiaan yang mereka miliki sebagai sebuah keluarga utuh.

Sejak kelahiran buah hati mereka, Tian, pasangan beda usia ini sempat menjadi pemberitaan hangat di TV lokal China.
Wen sendiri sempat mengakui bahwa perbedaan yang sangat jauh antara dirinya dan sang istri memang membuatnya tidak tampak seperti layaknya pasangan suami-istri.
Wen sekarang menjadi laki-laki paling bahagia sejak kelahiran anak pertama mereka, Tian.

Ia selalu menghabiskan harinya bermain dengan si kecil. "Dia merupakan hadiah dari surga buat saya, sekarang adalah masa yang paling bahagia buat saya," ujar Wen.
Istri pertama Wen meninggal bertahun-tahun yang lalu. Wen sendiri mengakui bahwa ketika dirinya menikah untuk pertama kalinya, ia benar-benar tidak memiliki perasaan sama sekali terhadap sang istri walaupun ia dikaruniai 4 orang anak.

Akan tetapi pernikahan keduanya dengan Zhang merupakan pernikahan yang benar-benar didasari oleh cinta. Anak Wen sendiri tidak terlalu mempermasalahkan mengenai pernikahan ayahnya dengan wanita yang jauh lebih muda.
"Dia merawat ayah saya dengan sangat baik dan mereka hidup bahagia, biarkan tuhan memberkati mereka sekeluarga," ujar sang anak, 42 tahun.

"Hidup saya dipenuhi dengan kebahagiaan setiap harinya. Kami tidak banyak memiliki kisah romantis, namun kami hidup dengan bahagia" ujar Wen.
Ibu Zhang , 66 tahun yang memiliki usia dibawah Wen juga mengatakan kalau dirinya tidak keberatan dengan pernikahan tersebut, apalagi dirinya sekarang telah dikaruniai seorang cucu.

"Saya tidak ingin banyak menentang mereka lagi sekarang, selama mereka merasa bahagia,"ujarnya.
Zhang dan Wen Changling sudah sangat jelas tidak terpengaruh dengan perbedaan usia yang sangat jauh, akan tetapi yang menjadi pertanyaan adalah, sampai kapan kebahagiaan yang mereka miliki dapat bertahan, mengingat umur Wen yang sudah sangat tua.
Namun Zhang mengakui bahwa dirinya tidak terlalu khawatir akan hal itu.
Dia selalu berfikir bahwa suaminya tetap sehat dan mereka akan hidup bahagia untuk selamanya

 



loading...

Leave a Comment