Siswi Hamil Dikucilkan, Guru Nangis Saat Tahu Rahasianya

Gaby Rodriguez, seorang siswi sekolah menengah atas di Amerika Serikat, mengejutkan teman, guru dan keluarganya saat dia mengaku hamil.

Mereka semakin kaget ketika dia mengungkapkan minggu ini bahwa selama enam bulan, dia telah menyembunyikan kehamilannya itu.

" Semua orang sangat terkejut, mereka tidak bisa berkata-kata," katanya dengan santai.

Gaby memang sengaja menginformasikan kabar mengejutkan tersebut. Ternyata dia sedang mengerjakan tugas dari sekolahnya di Toppenish High School, Washington. Dia memutuskan membuat sebuah eksperimen sosial dengan berpura-pura hamil.

Remaja cerdas berusia 17 tahun itu mendapat izin dari kepala sekolah, ibu, pacar dan sahabatnya. Mereka adalah orang-orang yang mengetahui penyamaran Gaby.

Sementara enam dari tujuh saudaranya tidak tahu, termasuk juga orang tua pacarnya.

" Aku harus berbohong kepada saudara-saudaranya. Ketika kami mengatakan kepada mereka bahwa dia hamil, mereka berteriak, 'Apa!?'," kata Juana Rodriguez, ibu Gaby.

Gaby memulai proyek rumitnya itu pada akhir Oktober lalu. Dia meyakinkan kepala sekolah Trevor Greene untuk membiarkan putrinya melanjutkan proyek berjudul 'Stereotypes, Rumors and Statistics'.

" Aku sangat mengagumi keberanian, kreativitas, dan kekuatannya. Dia telah melewati begitu banyak, dijauhi teman di rumah dan sekolahnya," kata Greene.

Dimulai dari Baju Longgar

Gaby mulai proyeknya dengan memakai pakaian longgar dan mengenakan perut hamil palsu. Gadis yang bercita-cita jadi pekerja sosial ini mulai mencatat semua yang dikatakan orang tentang dirinya.

" Banyak rumor beredar yang mengatakan bahwa aku orang yang tidak bertanggung jawab, tidak mungkin bisa melanjutkan kuliah. Banyak yang bilang aku telah menghancurkan hidupku sendiri," katanya.

Perjuangan hidup seorang remaja dengan bayinya seringkali menjadi sorotan. Apalagi akhir-akhir ini stasiun televisi MTV menyiarkan dokumenter kontroversial tentang remaja yang hamil atau sudah menjadi ibu berjudul 'Teen Mom' dan '16 and Pregnant'.

Saat Rahasia Dibongkar

Saat mengungkapkan kebenaran di sebuah pertemuan pada hari Rabu kemarin, Gaby mendapatkan momen dramatis yang melebihi drama televisi.

" Banyak hal yang dikatakan tentang aku. Banyak hal yang terus berlanjut hingga sekarang," katanya kepada murid-murid di pertemuan tersebut.

Dia membagikan catatan berisi hal-hal yang telah dikatakan orang-orang tentang dia kepada para siswa yang hadir.

Gaby mengungkapkan bahwa selama berbulan-bulan beberapa siswa menjauhinya sehingga dia merasa kesepian dan malu. Setelah itu, dia membongkar kehamilan palsunya sehingga membuat seluruh ruangan tertegun.

" Saya hanya bisa tercengang, tapi saya benar-benar bangga padanya. Saya rasa itu adalah satu hal yang sangat berani," kata seorang siswa.

Banyak yang Menyesal

Terapis keluarga Terry Real menyebut Gaby seorang gadis yang pemberani. Real mengatakan bahwa Gaby menggunakan kehidupan pribadinya untuk melakukan eksperimen yang berani.

" Eksperimen sosial dengan orang-orang yang Anda kenal dan cintai adalah langkah yang berisiko tinggi,. Tapi saya pikir dia belajar banyak tentang apa artinya menjadi ibu yang masih remaja. Orang-orang yang ada di sekitarnya pasti kaget dan berpikir bagaimana mereka telah memperlakukan Gaby penyamarannya," kata Real.

" Beberapa teman dan saudara perempuannya pasti punya perasaan campur aduk tentang eksperimen yang dilakukan Gaby ini," tambah Real.

Real mengatakan beberapa teman dan saudaranya pasti lega bahwa dia tidak benar-benar sedang hamil. Mungkin juga mereka menyesal telah menyebar berita bohong atau merasa dibohongi. Tapi pada akhirnya, semua orang mendukung langkah Gaby.

Gaby berencana untuk mempresentasikan temuannya kepada tokoh masyarakat untuk membantu remaja lainnya melawan stereotip.

Selain itu, Gaby berharap remaja seusianya yang terlanjur hamil atau melahirkan anak untuk menemukan kualitas hidup yang sama dengan yang dia temukan selama menyamar, yaitu keberanian.



loading...

Leave a Comment