Unik, Bukan Emas atau Pun Berlian, Pria Ini Justru Berikan Mahar Air Putih Pada Calon Istrinya

enyegerakan pernikahan dengan belahan jiwa tentu hal yang dinanti-nanti setiap orang. Akan tetapi terkadang tradisi pernikahan yang menelan banyak biaya dan uang mahar yang lumrahnya tidak sedikit, membuat banyak orang menunda niat baik tersebut. Alasanya tentu untuk mempersiapkan materil untuk pesta pernikahan yang sewajarnya menelan banyak biaya.

Akan tetapi mewahnya pernikahan dan banyaknya uang mahar, tampaknya tak menjadi alasan untuk kedua mempelai pasangan ini untuk menghalalkan satu sama lainnya. Pengantin pria bernama Hari berhasil meminang kekasihnya Rohani, dengan mahar yang sangat sederhana. Dalam pernikahan yang dilaksanakan pada Sabtu (26/3) tersebut, Hari yang menggunakan segelas air putih sebagai mahar.

Tentu peristiwa ini menunjukkan bahwa mereka merupakan pasangan yang benar-benar tulus mencintai satu sama lain. Kadar cinta keduanya seakan tak ternilai oleh segudang kekayaan yang biasanya dielu-elukan banyak orang. Sebagaimana diketahui padahal mahar merupakan hak istri, sehingga ia berhak menentukan mahar apa yang harus diberikan calon suaminya bila ingin memperistrinya. Namun Hari beruntung memiliki pasangan pengantin yang tulus mencintainya, Rohani hanya dihalalkan dengan mahar yang sangat sederhana.

Salah seorang kerabat Hari menuturkan ikut berbahagia dengan pernikahan yang berjalan lancar di Masjid Alfalah Kampung Pea Jambu, Aceh tersebut. Melalui akun media sosialnya, dia menuturkan bahwa mahar segelas air putih tersebut langsug diminum oleh mempelai wanita saat itu juga.

Mempelai minum segelas air putih yang menjadi maharnya

"Kerabat saya yang menikah ini merupakan seorang penyuluh agama honorer. Semoga mereka menjadi keluarga yang bahagia," ujarnya.

Pernikahan ini memang sekaligus menjadi bukti bahwa sesungguhnya kebahagiaan keluarga baru bukan hanya di saat melangsungkan mewahnya pesta pernikahan. Melainkan usai pernikahan tersebut berjalan dengan lancar dan tidak saling memberatkan antara satu dengan yang lain.



loading...

Leave a Comment